Biologi

Biologi

03 September 2026






Pada 1 September 2026, Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas menerima kunjungan edukatif dari MAN 2 Padang Panjang yang diikuti oleh 131 siswa kelas XI dan 10 guru pendamping.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan foto bersama di Plaza/Aula MIPA, kemudian dilanjutkan dengan sesi kunjungan dan praktikum secara paralel di tiga laboratorium, yaitu Laboratorium Fisiologi Hewan, Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, dan Laboratorium Genetika. Para siswa berkesempatan mengenal lebih dekat suasana laboratorium, mengamati berbagai objek dan proses biologis, serta berinteraksi langsung dengan dosen, tenaga laboratorium, dan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran yang aplikatif dan menyenangkan. 

Semoga kunjungan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat belajar, dan kecintaan terhadap sains dan biologi di kalangan generasi muda. Terima kasih kepada keluarga besar MAN 2 Padang Panjang atas kunjungan dan antusiasmenya. Sampai berjumpa kembali di Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas! 

Belajar dari laboratorium, mengenal sains lebih dekat, dan menginspirasi masa depan.

18 Juni 2026

Keluarga besar Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas mengucapkan selamat dan sukses kepada Robby Jannatan, S.Si., M.Si atas diterimanya sebagai mahasiswa pada:

*Doctoral Program*
*Department of Biological Sciences*
*Graduate School of Science*
*Tokyo Metropolitan University, Japan*

melalui **Tokyo Global Partner Scholarship Program International Student Special Selection 2026**.

Capaian ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Departemen Biologi. Keberhasilan ini menjadi bukti atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen akademik yang kuat dalam pengembangan ilmu biologi di tingkat internasional.

Semoga kesempatan studi doktoral ini menjadi langkah penting dalam memperluas wawasan keilmuan, memperkuat jejaring akademik global, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, almamater, bangsa, dan masyarakat.

Sekali lagi, selamat dan sukses.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan dalam menempuh studi di Jepang.

 

18 Juni 2026

Universitas Andalas (UNAND) melalui Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), telah sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan penyegaran bagi Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) pada Rabu 22 April 2026 di Ruang Pertemuan Lt. 2 Departemen Biologi, Herbarium ANDA, dan Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB).

Program ini secara khusus ditujukan untuk memberikan penyegaran serta peningkatan kapasitas bagi 22 orang fungsional PEH dari Balai Besar TNKS. Kawasan TNKS merupakan salah satu area konservasi daratan terluas di Indonesia yang menyimpan potensi keanekaragaman hayati sangat tinggi, dengan lebih dari 4.000 jenis tumbuhan.



Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Henny Herwina, S.Si., M.Sc., Ph.D selaku Ketua Departemen Biologi UNAND. Selanjutnya, Bapak Dedi, S.Hut., M.Si Ketua Tim Pelaksana dari Balai Besar TNKS, dalam sambutannya menegaskan tingginya urgensi bagi SDM fungsional PEH untuk meningkatkan kemampuan identifikasi flora demi menjawab tantangan pengelolaan kawasan.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan teoretis dari Kepala Herbarium ANDA, Dr. Nurainas, S.Si., M.Si mengenai fitur morfologi tumbuhan, penggunaan alat bantu identifikasi seperti kunci dikotomis, dan prinsip dasar koleksi spesimen botani.



Peserta juga diterjunkan langsung ke kawasan HPPB UNAND untuk melakukan praktik pengambilan sampel secara in situ serta pencatatan data ekologis habitat. Rangkaian acara ditutup dengan praktik komprehensif pembuatan spesimen herbarium di laboratorium Herbarium ANDA.



Melalui program Open Lab ini, diharapkan para fungsional PEH TNKS dapat menjadi tenaga yang lebih profesional, mandiri, dan mumpuni dalam memecahkan masalah identifikasi keanekaragaman hayati di alam liar.



Sebagai langkah keberlanjutan, tim pelaksana merekomendasikan adanya program pelatihan yang berkesinambungan dan inisiasi pembuatan basis data flora yang mengintegrasikan pendataan lapangan TNKS dengan sistem Herbarium ANDA. Hal ini dinilai krusial untuk memfasilitasi pengambilan kebijakan pelestarian kawasan konservasi yang akurat dan berbasis bukti ilmiah.